belajar sex yuk…………..

Agustus 9, 2009 at 1:50 am Tinggalkan komentar


Sex masih dianggap tabu di Indonesia, apalagi membicarakannya dengan anak di bawah lima tahun. Saru. Tabu. Kalau anak bertanya soal sex, bisa dipastikan orang tua akan berkilah, mengalihkan perhatian, menutup-nutupi atau menyodorkan jawaban tak masuk akal.

Mengajarkan masalah sex pada anak-anak memang tak gampang. Jika salah paham bisa-bisa anak malah takut, bukannya mengerti.

Pendidikan sex tak melulu bicara soal anggota tubuh, tetapi lebih kepada mereka mengenal dirinya, punya konsep diri yang positif. Mereka belum tahu beda antara laki-laki dan perempuan. Kita juga perkenalkan bagian tubuh yang pribadi, siapa saja yang boleh menyentuh.

Yang sangat ditekankan dalam pendidikan sex ini adalah pentingnya menjaga diri. Tubuhmu adalah milikmu, begitu prinsipnya. Anak-anak ini tak hanya paham soal anggota tubuh, tapi juga waspada dan hati-hati menjaganya.

Tips Berbicara Sex Pada Anak

Pengetahuan sex pada anak saat ini cenderung diluar dugaan orang tua. Mereka lebih banyak mengerti soal sex lebih mendalam, dibandingkan dengan masa kanak-kanak kita di masa lampau. Penyebabnya adalah oleh faktor lingkungan. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan anak terjerumus ke hal yang tidak diinginkan.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang dapat membahayakan anak maka orang tua harus bersedia menemani anak, berkomunikasi dan memberikan pengertian kepada anak tentang sex. Saat ini banyak orang tua yang merasa ragu untuk membicarakan masalah sex kepada anaknya.

Nah, berikut ini adalah tips untuk dijadikan panduan bagi orang tua dalam berbicara sex kepada anak :

  • Kenalkan sex kepada anak sejak usia dini. Tidak perlu menunggu usia remaja atau dewasa.
  • Tanamkan nilai-nilaiĀ agama kepada anak Anda.
  • Gunakan nama yang sebenarnya, untuk bagian-bagian yang pribadi.
  • Mencoba untuk jujur dan terbuka kepada anak. Biarkan juga anak berbicara terbuka dengan orang tua.
  • Berkomunikasilah dengan anak dengan gaya bahasa yang sesuai dengan usia mereka.
  • Berikanlah contoh yang baik kepada anak.
  • Hormati privasi anak, tetapi orang tua tetap memperhatikan tingkah laku anak.
  • Jika Anda tidak dapat menjawab pertanyaan anak, katakan sejujurnya dan cobalah mencari jawaban bersama dengan anak.
  • Ikuti perkembangan anak, dan awasi proses perubahan pada anak Anda. Orang tua memberikan informasi dan pengertian jika dipandang perlu.

Sumber :
Dari berbagai sumber,
Sumber utama majalah Parents guide, Jan 07

Entry filed under: renungan. Tags: , , .

low….low………low…….. (Flo Rida featuring T-Pain) ingin bercinta malam ini……….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Agustus 2009
S S R K J S M
« Jul    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: